China Tolak Sanksi Sekunder AS atas Mitra Dagang Iran
Akibatnya: tekanan Washington ke Beijing berisiko meluas ke perdagangan minyak Iran dan mengguncang sistem keuangan global.
China menolak ancaman sanksi sekunder Amerika Serikat terhadap negara yang masih berbisnis dengan Iran, di tengah operasi ekonomi Washington untuk mengisolasi Teheran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan kerja sama Beijing dengan Iran berlangsung dalam kerangka hukum internasional dan tidak boleh diganggu. Ia menilai sanksi sepihak AS tidak punya dasar hukum internasional maupun mandat Dewan Keamanan PBB, serta berpotensi memperburuk eskalasi dan mengganggu perekonomian global. Di Teheran, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memuji sikap China dan menyebut kemitraan strategis kedua negara tidak memerlukan izin pihak mana pun. China selama ini menjadi mitra dagang terbesar Iran, termasuk untuk impor minyak dan produk petroleum.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 2 jam laluMojtaba Khamenei dorong Iran kurangi dominasi dolar AS
- 11 jam laluChina Tolak Sanksi Sekunder AS atas Mitra Dagang Iransedang dibaca