Israel gelar pemilu, Netanyahu terancam kehilangan kursi PM
Yang baru: survei akhir menempatkan Yashar pimpinan Gadi Eisenkot sedikit di atas Likud, tetapi belum ada blok yang diproyeksi menembus 61 kursi.
Israel menggelar pemilu parlemen pada Selasa (27/10) untuk memilih 120 anggota Knesset, di tengah ancaman Benjamin Netanyahu kehilangan jabatan perdana menteri. Sekitar 7,3 juta pemilih terdaftar memberikan suara di 12.018 TPS, dengan 37 partai bertarung di bawah sistem proporsional dan ambang batas 3,25 persen. Jajak pendapat terakhir menempatkan Partai Yashar pimpinan Gadi Eisenkot di kisaran 22-23 kursi, sedikit di atas Likud yang dipimpin Netanyahu dengan 19-21 kursi. Namun, tak ada blok yang diperkirakan mencapai 61 kursi untuk membentuk pemerintahan sendiri, sehingga negosiasi koalisi berpotensi kembali buntu. Pemilu ini menjadi yang pertama sejak serangan 7 Oktober 2023 dan berlangsung saat Netanyahu menghadapi kritik atas perang di Gaza, perkara korupsi, serta tekanan politik dari lawan-lawannya.
Sumber
- CNN IndonesiaTier 180% reliabelBaca โ26 Okt
- RepublikaTier 175% reliabelBaca โ27 jam lalu
- CNBC IndonesiaTier 275% reliabelBaca โ26 Okt
- The New York TimesTier 180% reliabelBaca โ27 jam lalu
- BBC News (World)Tier 185% reliabelBaca โ12 jam lalu
- NPRTier 185% reliabelBaca โ17 jam lalu
- PBS NewsHourTier 185% reliabelBaca โ5 jam lalu
- MothershipTier 268% reliabelBaca โ15 jam lalu
- The HillTier 270% reliabelBaca โ15 jam lalu
Sebelumnya dalam cerita ini
- 2 jam laluPartai Arab raih 18 kursi, peta koalisi Israel makin ketat
- 3 jam laluIsrael gelar pemilu, Netanyahu terancam kehilangan kursi PMsedang dibaca
- 4 jam laluExit poll: partai Arab raih hingga 18 kursi, Netanyahu terjepit
- 5 jam laluPemilu Israel bikin Netanyahu dan Eisenkot gagal raih mayoritas 61 kursi
- 26 Okt1,18 Juta Pemilih Arab Bisa Tentukan Hasil Pemilu Israel