Iran serang pangkalan AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait
Akibatnya: Yordania mencegat empat rudal, Kuwait mengaku menghadapi target udara musuh, sementara konflik AS-Iran kian meluas ke Teluk.
Iran kembali melancarkan serangan ke fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah, kali ini menyasar Pangkalan Udara Pangeran Hassan di Yordania, pusat komando drone AS di Bahrain, dan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait pada 13 Juli. Kantor berita IRNA mengutip pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran yang menyebut serangan itu sebagai balasan atas gelombang serangan baru AS ke Iran. Militer Yordania mengatakan sistem pertahanan udaranya mencegat dan menembak jatuh empat rudal yang masuk dari arah Iran, tanpa korban maupun kerusakan. Angkatan Bersenjata Kuwait juga menyatakan sedang menghadapi dan mencegat target udara musuh. Sehari kemudian, IRGC mengatakan serangan ke Yordania hanya ditujukan ke pangkalan AS dan mendesak Amman menutup fasilitas militer Amerika agar tidak terseret lebih jauh dalam perang.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 42 menit laluAS lancarkan gelombang serangan baru ke Iran, ledakan guncang selatan
- 2 jam laluIran tutup Selat Hormuz, AS gempur target baru di Iran
- 2 jam laluRudal Iran hantam 2 tanker UEA di Selat Hormuz, 1 awak tewas
- 2 jam laluIran serang pangkalan AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwaitsedang dibaca
- 10 jam laluAS gempur 6 lokasi pesisir Iran pada malam ketiga serangan
- 18 jam laluRudal Iran hantam 2 tanker UEA di Hormuz, tewaskan 1 pelaut
- 18 jam laluAS gempur Iran malam ketiga, incar blokade Hormuz
- 20 jam laluTrump ambil alih pengamanan Selat Hormuz saat Iran serang Teluk
- 39 jam laluIran serang pangkalan AS di 5 negara Teluk dan Yordania
- 39 jam laluMedia Iran muat 13 pejabat asing dalam daftar balas dendam
- 43 jam laluIran bantah minta negosiasi, tuduh AS langgar MoU 22 hari