Indonesia pangkas ekspor gas ke Singapura 31 BBTUD mulai 24 Okt
Akibatnya: Singapura menyiapkan langkah kontraktual, meski otoritas energi menilai pengurangan ini kurang dari 2% kebutuhan gas hariannya.
Indonesia mulai memangkas ekspor gas alam ke Singapura sebesar 31 miliar British thermal units per hari sejak 24 Oktober, seiring langkah pemerintah Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan kebutuhan energi dalam negeri. Pemotongan itu mencakup 15 BBTUD dari Natuna dan 16 BBTUD dari Sumatra, termasuk pasokan dari lapangan gas Jambi Merang, menurut SKK Migas. Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong lalu menegaskan semua pihak harus mematuhi kontrak komersial yang berlaku. Energy Market Authority menyebut pengurangan pasokan yang diterima importir Singapura setara 17 BBTUD selama 18 hari, atau kurang dari 2 persen kebutuhan gas harian negara itu yang melebihi 1.000 BBTUD. Singapura juga menyiapkan pasokan LNG sebagai penyangga bila gangguan berlanjut.