Menlu RI dorong G20 redakan konflik maritim di forum Atlanta
Yang baru: Indonesia menilai gangguan di Selat Hormuz, Laut Hitam, dan Laut Merah sudah mengancam energi, pangan, dan rantai pasok global.
Menteri Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir mendorong negara-negara G20 mengambil peran aktif meredakan konflik maritim dalam pertemuan menteri luar negeri di Atlanta, Amerika Serikat. Dalam sesi pleno pertama, Arrmanatha menilai tidak ada pertumbuhan ekonomi tanpa perdamaian dan stabilitas. Ia menyoroti konflik di Selat Hormuz, Laut Hitam, dan Laut Merah yang mengganggu perdagangan global serta mengancam ketahanan energi dan pangan dunia. Indonesia juga mendesak penguatan dialog, langkah deeskalasi, dan penghormatan pada hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982. Pertemuan G20 yang dipandu Menlu AS Marco Rubio berlangsung di tengah ketegangan geopolitik, termasuk perang di Ukraina dan penolakan sejumlah pejabat Eropa terhadap kehadiran Menlu Rusia Sergey Lavrov.
Sumber
- Antara NewsTier 182% reliabelBaca →39 jam lalu
Sebelumnya dalam cerita ini
- 4 jam laluMenlu G20 di Atlanta gagal terbitkan komunike bersama
- 39 jam laluMenlu RI dorong G20 redakan konflik maritim di forum Atlantasedang dibaca