VeloxiaSignal, not noise.
← Beranda
Religi🇮🇩2 sumber· 20 Okt

Hari Santri 2026 didorong jadi momentum pesantren ramah anak

Yang baru: Alissa Wahid menilai 42 ribu pesantren perlu memperkuat pengawasan, fasilitas, dan pola asuh untuk mencegah kekerasan.

Peringatan Hari Santri 2026 pada 22 Oktober didorong menjadi momentum memperkuat perlindungan santri dan membangun pesantren ramah anak. Tim Penasihat Ahli Menteri Agama sekaligus Direktur Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, menilai pesantren tidak cukup unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga harus menjamin keselamatan, martabat, dan hak-hak anak di lingkungan pendidikan serta pengasuhan. Ia menekankan penguatan itu perlu mencakup tata kelola, sarana-prasarana, sistem pengawasan, dan pola asuh. Menurut Alissa, perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital menuntut pesantren menyesuaikan metode pendidikan dan interaksi dengan kebutuhan santri. Ia juga menyoroti meningkatnya perhatian publik terhadap kasus kekerasan di pesantren, termasuk perundungan, kekerasan fisik, dan kekerasan seksual. Indonesia disebut memiliki sekitar 42 ribu pesantren dengan jutaan santri.

Sumber

  • Antara NewsTier 182% reliabelBaca →20 Okt
  • RepublikaTier 175% reliabelBaca →20 Okt

Sebelumnya dalam cerita ini

  1. 7 jam laluKemenag gelar Hari Santri 2026, isu perundungan pesantren disorot
  2. 20 OktHari Santri 2026 didorong jadi momentum pesantren ramah anaksedang dibaca

Seri

Kemenag · Nasional Santri Hari 2026Lihat semua peristiwa dalam seri ini →

Subjek

Hari Santri 2026 didorong jadi momentum pesantren ramah anak — Veloxia Global News