UE kaitkan pelatihan militer China dengan pasukan Rusia di Ukraina
Blok itu juga menjatuhkan sanksi ke 2 produsen China daratan dan 2 perusahaan pelayaran Hong Kong atas dukungan bagi Rusia.
Uni Eropa mengatakan telah memverifikasi laporan bahwa militer China melatih personel Rusia untuk bertempur di Ukraina, sehingga menambah tekanan pada Beijing saat Brussels menimbang kebijakan yang lebih keras terhadap perdagangan dan keamanan. Kepala kebijakan luar negeri UE Kaja Kallas mengemukakan temuan itu setelah para menteri luar negeri bertemu di Luxembourg pada 15 Juni, tetapi tidak merinci buktinya. Reuters melaporkan pada Mei bahwa sekitar 200 tentara Rusia dilatih secara rahasia di China pada akhir 2025, dengan materi pelatihan berfokus pada penggunaan drone. China menggambarkan dirinya netral dalam perang itu, tetapi UE menilai perusahaan-perusahaan China telah memasok barang dwiguna yang membantu militer Rusia. Pada 15 Juni, blok itu menambahkan Shenzhen Minghuaxin, Xinxiang Richful Lubricant Additive Company, Glory Shipping HK Limited, dan Nord Axis Ltd ke daftar sanksinya.