Trump ancam serangan baru ke Iran saat gencatan runtuh
Harga minyak melonjak, dan sedikitnya empat tanker berbalik dari Selat Hormuz setelah pertempuran terbaru.
Presiden Donald Trump mengancam serangan baru AS ke Iran pada 8 Juli setelah menyatakan pemahaman gencatan senjata awal dengan Tehran telah runtuh, sehingga menambah ketidakpastian apakah kedua pihak bergerak kembali ke perang yang lebih luas. Berbicara di sela-sela KTT NATO di Ankara sebelum bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Trump mengatakan Amerika Serikat kemungkinan akan menyerang lagi malam itu setelah serangan sehari sebelumnya. Ia juga menegaskan Iran tak boleh memiliki senjata nuklir. Iran mengatakan pihaknya menargetkan pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait setelah serangan AS terkait serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz. Eskalasi ini mengguncang pasar energi dan pelayaran, dengan data menunjukkan sedikitnya empat tanker minyak dan gas berbalik arah ketimbang melintasi perairan itu.