Trump ajukan Jay Clayton jadi DNI usai kecaman atas Pulte
Nominasi ini datang saat Section 702 hampir kedaluwarsa setelah DPR menolak perpanjangan jangka pendek.
Presiden Donald Trump menominasikan Jay Clayton, jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, menjadi director of national intelligence setelah kritik bipartisan atas keputusannya sebelumnya menempatkan Bill Pulte sebagai pelaksana tugas kepala intelijen. Clayton, mantan pejabat pemerintahan Trump, dipandang sebagai pilihan yang lebih konvensional untuk jabatan yang menurut hukum federal seharusnya diisi seseorang dengan pengalaman keamanan nasional yang luas. Posisi itu lowong setelah Tulsi Gabbard mundur pada Mei, dengan alasan diagnosis kanker pada suaminya, dan pengunduran dirinya berlaku efektif 30 Juni. Nominasi ini tidak otomatis menyingkirkan Pulte dari peran interim, dan kecil kemungkinan menyelamatkan Section 702 dari Foreign Intelligence Surveillance Act, yang kian dekat ke tenggat setelah DPR menolak perpanjangan sementara.