Timwas Haji DPR minta seluruh layanan Armuzna dievaluasi
Timwas Haji DPR menilai layanan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina perlu evaluasi menyeluruh, terutama tenda, bus, air, AC, dan sanitasi.
Tim Pengawas Haji DPR meminta seluruh layanan untuk jemaah Indonesia di Arafah, Muzdalifah, dan Mina dievaluasi setelah menemukan sejumlah persoalan saat puncak haji 2026. Ketua Komisi VIII DPR sekaligus anggota Timwas Haji, Marwan Dasopang, mengatakan evaluasi perlu mencakup bus, tenda, kapasitas kamar mandi, makan, dan minum. Di Mina, tim masih menemukan jemaah tidak tertampung di tenda hingga harus tidur di luar. Timwas juga mencatat AC tidak bekerja optimal dan pasokan air belum memadai di beberapa titik. Anggota Timwas Haji DPR, Selly Andriany Gantina, menyebut sanitasi toilet di Mina buruk dan kapasitas tenda perlu dibenahi. Meski begitu, DPR menilai penyelenggaraan haji tahun ini secara umum lebih baik dibanding tahun lalu dan tetap mengapresiasi layanan di Madinah dan Makkah.