Singapura dorong notifikasi khusus untuk penggunaan data pribadi oleh AI
Panduan rancangan itu akan mewajibkan perusahaan menjelaskan data pelatihan AI serta cara pengguna menolak atau mencabut persetujuan.
Regulator privasi data Singapura mengusulkan kewajiban bagi organisasi untuk memberi pemberitahuan yang jelas dan spesifik soal AI ketika menggunakan data pribadi untuk melatih model AI generatif. Panduan rancangan dari Personal Data Protection Commission itu akan mencegah perusahaan bergantung pada bahasa privasi yang terlalu umum, seperti penggunaan data untuk “pengembangan produk baru”. Sebagai gantinya, perusahaan harus menjelaskan apa yang dilakukan model AI, data pribadi apa yang dipakai, serta bagaimana pengguna dapat menolak atau mencabut persetujuan. Konsultasi ditutup pada 1 Juli. Usulan ini muncul ketika bank, perusahaan asuransi, ritel, dan platform media sosial meluncurkan alat AI internal. Masih terbuka pertanyaan apakah persetujuan eksplisit diperlukan, bagaimana data yang dianonimkan diperlakukan, dan apakah perusahaan dapat menolak layanan bagi pengguna yang menolak pelatihan AI.