Singapura dorong ekonomi umur panjang tanpa naikkan biaya kesehatan
Singapura mempercepat tinjauan uji klinis dan mengingatkan bahwa rider asuransi yang terlalu murah hati bisa membengkakkan tagihan.
Singapura berupaya mengembangkan “ekonomi umur panjang” seiring menuanya penduduk tanpa mendorong belanja kesehatan yang tidak perlu, kata Health Minister Ong Ye Kung pada 25 Juli. Berbicara di The Business Times Longevity Forum, Ong menyoroti ilmu biomedis, nutrisi, dan kecerdasan buatan sebagai bidang pertumbuhan utama ketika negara itu menjadi super-aged society. Ia memperingatkan bahwa rider asuransi yang terlalu murah hati serta pemeriksaan atau prosedur berlebihan dapat menaikkan biaya tanpa memperbaiki hasil. Ong juga mengatakan Singapura mengambil langkah untuk menarik lebih banyak uji klinis dengan menyederhanakan peninjauan kontrak di seluruh institusi publik, menggunakan templat anggaran standar, dan menambah jalur tinjauan etik cepat di SingHealth.