VeloxiaSignal, not noise.
← Beranda
Pasar🇹🇭2 sumber· 3 jam lalu

Reli baht Thailand berisiko berbalik di tengah prospek 2026

Analis melihat baht melemah ke 33,50-34,4 per US$ seiring impor minyak, tekanan fiskal, dan kenaikan suku bunga The Fed.

Penguatan baht Thailand belakangan ini diperkirakan hanya singkat, karena investor bersiap menghadapi bank sentral yang diperkirakan tetap menahan suku bunga di level rendah meski harga minyak naik dan menekan ekonomi. Mata uang itu sudah menguat 0,9% sepanjang Agustus, menjadikannya salah satu kinerja terbaik di Asia Tenggara. Namun, analis di BNP Paribas dan MUFG Bank memperkirakan baht akan melemah pada akhir tahun ini. Proyeksi mereka berkisar dari 33,50 per US$ pada akhir 2026 hingga 34,4 pada kuartal IV. Neraca transaksi berjalan Thailand berubah menjadi defisit US$17,7 miliar pada kuartal lalu ketika impor energi meningkat, sementara rencana pinjaman baru senilai US$12 miliar menambah kekhawatiran atas keberlanjutan fiskal. Ekonom juga memperkirakan imbal hasil US yang tinggi dan kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve akan memperlebar selisih dengan suku bunga acuan Thailand sebesar 1%.

Sumber

  • BloombergTier 180% reliabelBaca5 jam lalu
  • The Business Times (Singapore)Tier 180% reliabelBaca3 jam lalu

Subjek

Reli baht Thailand berisiko berbalik di tengah prospek 2026 — Veloxia Global News