Prancis selidiki eks pilot Rafale M atas dugaan bantu intelijen China
Yang baru: Pierre-Henri Chuet sudah diperiksa hakim, rumahnya digeledah, dan kini berada di bawah pengawasan yudisial.
Otoritas Prancis membuka penyelidikan formal terhadap Pierre-Henri Chuet, mantan pilot Angkatan Laut Prancis yang pernah menerbangkan Rafale M dari kapal induk Charles de Gaulle, atas dugaan aktivitas intelijen yang menguntungkan China. Chuet dihadapkan ke hakim investigasi di Paris pada 20 Juli 2026 setelah diperiksa dinas intelijen domestik DGSI, sementara rumahnya juga digeledah. Ia menghadapi empat dakwaan, termasuk membocorkan rahasia pertahanan nasional, berhubungan intelijen dengan kekuatan asing, mengumpulkan informasi terkait kepentingan fundamental negara, dan menyerahkan informasi kepada kekuatan asing. Menurut prosedur Prancis, status mise en examen menandakan adanya bukti serius untuk penyelidikan lebih lanjut, bukan vonis. Chuet, yang kini dikenal sebagai YouTuber dan pernah bergabung dengan Air Canada, disebut memiliki pengalaman operasi kapal induk yang dinilai bernilai bagi China.