Prabowo Serang MSCI di Tengah Sorotan atas Pasar Saham RI
Yang baru: Airlangga menilai dampaknya terbatas karena Indonesia tak bergantung pada satu indeks, tetapi CELIOS memperingatkan kepercayaan investor bisa kian tertekan.
Presiden Prabowo Subianto menyerang MSCI di Jakarta, Rabu (21/10/2026), dengan menuduh penyedia indeks global itu berupaya “takut-takuti” Indonesia saat pasar modal nasional disorot. Ucapan itu muncul di tengah evaluasi MSCI atas pasar saham Indonesia dan kekhawatiran atas dampaknya terhadap kepercayaan investor serta pergerakan IHSG. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia tidak bergantung pada satu penyedia indeks karena masih ada acuan lain seperti FTSE Russell. Ia juga menyoroti fundamental ekonomi, termasuk pertumbuhan 5,45 persen, inflasi sekitar 3 persen, dan cadangan devisa yang cukup untuk sekitar lima bulan impor. Di sisi lain, CELIOS melalui Bhima Yudhistira menilai pemerintah perlu merespons secara substantif, terutama soal penegakan aturan manipulasi saham, free float, dan independensi BEI.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 7 jam laluDi sidang kabinet, Prabowo singgung MSCI dan opsi penghematan
- 7 jam laluPrabowo Serang MSCI di Tengah Sorotan atas Pasar Saham RIsedang dibaca