Polisi sita dolar AS-Singapura dari brankas tersembunyi di Cipete
Yang baru: penyidik mengaitkan temuan itu dengan tiga perkara korupsi dan TPPU, sambil menggeledah delapan lokasi di Jakarta hingga Bogor.
Polri dan Polda Metro Jaya menyita uang tunai dalam dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, serta sejumlah dokumen, dari brankas yang disembunyikan di balik lemari di lantai dua kafe de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu. Penggeledahan ini menjadi bagian dari joint investigation atas tiga perkara: dugaan korupsi pasokan batu bara yang dikaitkan dengan blackout PLN, perkara Asabri dan Jiwasraya pada 2020-2025, serta dugaan korupsi dan pencucian uang dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI. Polisi menyebut ada delapan titik yang digeledah serentak, termasuk kawasan Kuningan, Sudirman, Pacific Place, dan Bogor. Penyidik masih menghitung total uang asing dan menelaah dokumen yang disita.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 14 JulPolisi temukan 74 kg emas di rumah mewah Sentul, Bogor
- 12 JulPolri limpahkan 3 perkara korupsi ke Kejagung, 2 tersangka dijerat
- 12 JulRumah Jampidsus Febrie dijaga puluhan personel TNI di Jaksel
- 12 JulKomisi III DPR dukung Polri usut korupsi batu bara Rp5 triliun
- 11 JulJaksa antikorupsi Indonesia mundur usai polisi sita 74 kg emas
- 11 JulPolda Metro pamerkan uang dan emas sitaan dari 13 lokasi geledah
- 11 JulPolri geledah lagi ruko Cipete dalam kasus TPPU 3 BUMN
- 11 JulPolri sita emas 74 kg dan valas Rp476 miliar dari rumah di Sentul
- 11 JulPolri sita emas 74 kg dan uang Rp476 miliar dari rumah di Sentul
- 10 JulPolri telusuri foto Febrie di rumah Sentul usai sita Rp476 miliar
- 10 JulPolisi sita dolar AS-Singapura dari brankas tersembunyi di Cipetesedang dibaca