Peru memilih dalam putaran kedua yang sangat ketat
Hasil awal diperkirakan keluar Minggu malam, tetapi penghitungan resmi bisa memakan waktu berminggu-minggu di pemilu yang disebut nyaris imbang.
Warga Peru memberikan suara pada Minggu dalam putaran kedua pemilihan presiden yang berlangsung ketat antara kandidat konservatif Keiko Fujimori dan kandidat kiri Roberto Sánchez, setelah kampanye didominasi lonjakan kejahatan, pemerasan, dan gejolak politik bertahun-tahun. Jajak pendapat menunjukkan keduanya praktis imbang menjelang pemungutan suara. Fujimori, yang maju ke putaran kedua untuk keempat kalinya, berkampanye dengan agenda keamanan keras dan kebijakan pasar bebas, sementara Sánchez mendorong perubahan konstitusi, lebih banyak investasi di daerah pedesaan, dan perombakan konsesi pertambangan. Pemilu ini menyusul periode ketika Peru silih berganti dipimpin sejumlah presiden dan menyaksikan protes terkait meningkatnya kekerasan. TPS dibuka pukul 7 pagi waktu setempat dan ditutup pukul 5 sore, dengan hasil awal diperkirakan keluar dalam beberapa jam, meski penghitungan resmi final bisa jauh lebih lama.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 10 JunPeru memilih dalam putaran kedua yang sangat ketatsedang dibaca
- 6 JunPeru menuju putaran kedua 7 Juni usai penghitungan putaran pertama molor