VeloxiaSignal, not noise.
← Beranda
Kesehatan🇻🇪3 sumber· 2 jam lalu

Penyintas gempa Venezuela hadapi risiko penyakit saat pencarian berakhir

Dengan 18.000 orang kehilangan rumah dan 3 rumah sakit lumpuh, tim bantuan mewaspadai campak, diare, dan infeksi saluran napas.

Seiring pencarian korban selamat dari gempa kembar Venezuela pada 24 Juni mereda, tenaga kesehatan beralih pada ancaman yang dihadapi para penyintas di tempat penampungan padat dan permukiman yang porak-poranda. Bencana ini menewaskan sedikitnya 3.535 orang, melukai sekitar 16.700 orang, dan membuat sekitar 18.000 orang kehilangan rumah, dengan La Guaira mengalami dampak terparah. Penasihat UNICEF Eduardo Celades mengatakan dokter menangani diare, infeksi saluran napas, penyakit kulit, dehidrasi, serangan asma, dan kulit terbakar matahari ketika keluarga pengungsi bertahan di tengah panas, hujan, debu, dan minim obat-obatan. WHO mengatakan tiga rumah sakit mengalami kerusakan struktural kritis dan beberapa lainnya hanya berfungsi sebagian, memicu kekhawatiran akan wabah termasuk campak.

Sumber

  • The New York TimesTier 180% reliabelBaca2 jam lalu
  • PBS NewsHourTier 185% reliabelBaca29 jam lalu
  • NPRTier 185% reliabelBaca13 jam lalu

Sebelumnya dalam cerita ini

  1. 2 jam laluPenyintas gempa Venezuela hadapi risiko penyakit saat pencarian berakhirsedang dibaca
  2. 20 jam laluKorban tewas gempa Venezuela naik jadi 3.535, 18 ribu mengungsi
  3. 29 jam laluWarga Venezuela mengevakuasi jenazah korban gempa di La Guaira

Seri

Venezuela · Besar GempaLihat semua peristiwa dalam seri ini

Subjek