Pakar TV Serbia minta maaf usai komentar rasis di Piala Dunia
RTS ikut meminta maaf, tetapi Rade Bogdanovic kembali ke studio penyiar itu sehari kemudian.
Mantan penyerang Yugoslavia, Rade Bogdanovic, meminta maaf setelah melontarkan komentar rasis tentang pemain kulit hitam saat liputan Piala Dunia di televisi negara Serbia, RTS. Bogdanovic, yang bertugas sebagai analis dalam laga Belgia imbang 0-0 melawan Iran di Grup G di Los Angeles, mengatakan pemain kulit hitam “kurang konsentrasi” setelah bek Belgia Nathan Ngoy diusir pada menit ke-66. Pernyataan itu memicu kecaman di media sosial, dan RTS menyampaikan permintaan maaf sendiri, seraya menegaskan Bogdanovic bukan pegawai, melainkan komentator ahli untuk turnamen itu. Meski kontroversial, ia kembali tampil di layar pada Senin saat Argentina menang 2-0 atas Austria. Hasil itu membuat Belgia berada di posisi ketiga Grup G setelah imbang dengan Iran dan Mesir.