Letupan gas Danau Batur tewaskan 25 ton ikan, Batur tetap normal
Yang baru: Badan Geologi menilai kematian ikan dipicu upwelling dan gas H2S, bukan tanda erupsi, meski warga diminta menjauhi kawah.
Sedikitnya 25 ton ikan nila budidaya mati di Danau Batur, Bangli, Bali, setelah letupan gas berbau belerang muncul sejak Senin (20/7) dini hari. Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan peristiwa itu dipicu dinamika limnologi dan sistem hidrotermal alami di dalam kaldera Gunung Batur, bukan pertanda erupsi. Saat terjadi overturn atau upwelling, air dasar danau yang miskin oksigen serta mengandung hidrogen sulfida (H2S) naik ke permukaan, memicu bau belerang dan menurunkan oksigen terlarut hingga ikan mati massal. Badan Geologi menegaskan tidak ada kenaikan kegempaan vulkanik dan status Gunung Batur tetap Level I atau normal, tetapi masyarakat dan wisatawan tetap diminta tidak beraktivitas di kawasan kawah.