Krimea hentikan penjualan bensin usai Ukraina serang depot Kerch
Pasokan kini dibatasi untuk lembaga negara setelah serangan menewaskan 4 orang dan melukai 28 lainnya.
Otoritas yang didukung Rusia di Krimea yang diduduki menghentikan penjualan bahan bakar kepada publik setelah serangan drone Ukraina menghantam sebuah depot minyak di Kerch, sehingga memperdalam kelangkaan di semenanjung itu. Krimea sebelumnya sudah memberlakukan jatah bahan bakar setelah serangan berulang Ukraina terhadap jalur pasokan di wilayah yang diduduki Rusia. Gubernur Sergey Aksyonov mengatakan stasiun pengisian bahan bakar hanya akan melayani lembaga pemerintah yang dibutuhkan untuk “fungsionalitas dan keamanan” wilayah tersebut. Aksyonov mengatakan 4 orang tewas dan 28 lainnya আহত dalam serangan semalam itu. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan itu sebagai “respons yang adil” dan mengatakan Kyiv juga menghantam fasilitas logistik minyak di wilayah Krasnodar, Rusia, serta lokasi militer lainnya.