Korban gempa Flores di NTT capai 111 jiwa, 175.909 masih mengungsi
Yang baru: BNPB mencatat 8.794 gempa susulan sejak 15 Agustus, dengan 152 guncangan dirasakan warga dan aktivitas diperkirakan berlanjut hingga sebulan.
BNPB melaporkan korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, tetap 111 orang hingga Jumat sore, sementara 175.909 warga masih berada di pengungsian. Korban terbanyak tercatat di Kabupaten Manggarai sebanyak 45 jiwa, disusul Manggarai Timur 38 jiwa dan Nagekeo 13 jiwa. Menurut BNPB, 56,4 persen korban meninggal adalah perempuan dan 45 persen berasal dari kelompok lansia. BMKG juga mencatat 8.794 gempa susulan sejak gempa utama pada 15 Agustus 2026, dengan kekuatan antara magnitudo 1,0 sampai 6,2; 152 di antaranya dirasakan masyarakat. Di tengah penanganan darurat, Baznas menyalurkan 1.900 porsi makanan siap saji ke titik-titik pengungsian di Sambi Rampas, Manggarai Timur, serta membuka layanan kesehatan di Manggarai.