Kemlu masih melacak WNI pendaki usai banjir Nepal-Tibet tewaskan 165
Yang baru: KBRI Dhaka meminta agen perjalanan segera melaporkan posisi WNI, sementara sekitar 1.384 orang masih dinyatakan hilang.
Kementerian Luar Negeri masih melacak keberadaan WNI yang berada di jalur wisata dan pendakian dekat perbatasan Nepal-Tibet setelah banjir bandang dan longsor menewaskan sedikitnya 165 orang. Hingga Kamis, belum ada laporan WNI terdampak, tetapi pendataan terhadap wisatawan Indonesia yang sedang berada di Nepal masih berlangsung. Kemlu berkoordinasi dengan KBRI Dhaka, KBRI Beijing, Konsul Kehormatan RI di Kathmandu, agen perjalanan, dan otoritas setempat. Tercatat 45 WNI menetap di Nepal, mayoritas di Kathmandu dan bekerja di sektor perhotelan. KBRI Dhaka juga meminta agen yang memberangkatkan WNI ke Nepal segera melaporkan kondisi klien mereka, terutama yang sedang mendaki di kawasan Himalaya. Otoritas Nepal dan China melaporkan total 1.384 orang masih hilang.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 4 jam laluKemlu masih melacak WNI pendaki usai banjir Nepal-Tibet tewaskan 165sedang dibaca
- 7 jam laluBanjir bandang Nepal-Tibet tewaskan 160 orang, 400 hilang