KemenHAM batal bentuk tim investigasi penembakan ibu hamil di Papua
Yang baru: KemenHAM tetap mengirim tim untuk menemui keluarga korban dan memetakan kebutuhan pemulihan, termasuk dukungan psikologis.
Kementerian HAM memutuskan tidak membentuk tim investigasi khusus untuk menyelidiki tewasnya Melkiana Duwitau, ibu hamil 7-8 bulan yang tertembak saat berada di rumahnya di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Wakil Menteri HAM Mugiyanto Sipin mengatakan rencana itu dibatalkan setelah mendapat penjelasan bahwa penyelidikan sudah ditangani aparat, termasuk Satgas Operasi Damai Cartenz dan unsur TNI-Polri di lapangan.
Meski begitu, Kementerian HAM menugaskan tim menemui keluarga korban untuk mengidentifikasi kebutuhan pemulihan. Mugiyanto menyebut dukungan psikologis dan kebutuhan mendesak lain menjadi perhatian awal. Komnas HAM sebelumnya juga membuka penyelidikan sendiri, menyoroti belum adanya verifikasi independen atas klaim asal tembakan, dan mendorong gencatan senjata karena eskalasi kekerasan di Papua terus memakan korban sipil.