Kemenhaj evaluasi tur kota usai 350 jamaah haji wafat di Saudi
Yang baru: kementerian menilai kelelahan pasca-Armuzna ikut menaikkan risiko kematian, selain pneumonia, dan akan menyeragamkan standar istitha'ah kesehatan.
Kementerian Haji dan Umrah akan mengevaluasi program city tour bagi jamaah haji setelah mencatat 350 kematian di Arab Saudi. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan banyak jamaah diajak berkeliling, termasuk ke Thaif dan Jeddah, sebelum atau sesudah rangkaian Armuzna, sehingga kondisi fisik mereka makin terkuras. Menurut dia, mayoritas kematian terkait pneumonia dan kelelahan yang meningkat setelah puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Karena itu, kesehatan dan keselamatan jamaah akan menjadi pertimbangan utama untuk musim haji berikutnya. Kemenhaj juga berencana memperkuat penerapan istitha'ah kesehatan, karena pelaksanaannya saat ini dinilai belum merata di berbagai daerah.