VeloxiaSignal, not noise.
← Beranda
Iklim🇮🇩2 sumber· 2 jam lalu

Kemarau 3 Bulan, Warga Grobogan Andalkan Belik di Sungai Kering

Akibatnya: air belik dipakai untuk mandi, mencuci, usaha laundry, dan ternak, sementara air minum serta kebutuhan harian harus dibeli.

Warga Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, mengandalkan belik yang dibuat di dasar sungai mengering setelah tiga bulan kemarau menyulitkan akses air bersih. Air yang masih terkumpul di lubang kecil itu dipakai untuk mandi, mencuci, memenuhi kebutuhan usaha jasa cuci pakaian, dan memberi minum ternak. Namun untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk air yang dibawa pulang dengan galon, warga tetap harus membeli pasokan air. Foto ANTARA pada Kamis, 13 Agustus 2026, memperlihatkan warga mengambil dan mengangkut air dari belik yang menjadi tumpuan ketika sumber air di sekitar permukiman makin sulit diperoleh selama musim kemarau.

Sumber

  • Antara NewsTier 182% reliabelBaca14 jam lalu
  • RepublikaTier 175% reliabelBaca2 jam lalu

Subjek

Kemarau 3 Bulan, Warga Grobogan Andalkan Belik di Sungai Kering — Veloxia Global News