Kabut asap karhutla selimuti Palembang dan Pekanbaru
Yang baru: jarak pandang di Palembang turun di bawah 50 meter, sementara PM2,5 Pekanbaru sempat menyentuh 170 mikrogram per meter kubik.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti Palembang, Sumatera Selatan, dan Pekanbaru, Riau, pada 23 Agustus 2026. Di Palembang, BMKG memantau sebaran asap lewat citra satelit Himawari-9 pada pukul 10.00 WIB; jarak pandang pada pagi hari dilaporkan kurang dari 50 meter dan kualitas udara masuk kategori berbahaya pada malam hingga pagi. Di Pekanbaru, BMKG Stasiun Pekanbaru mencatat jarak pandang sekitar 2,5 kilometer pada pembaruan pukul 16.00 WIB, dengan kualitas udara sangat tidak sehat. Konsentrasi PM2,5 di kota itu bahkan mencapai 170 mikrogram per meter kubik pada pukul 17.00 dan 18.00 WIB. BMKG juga mencatat 1.754 titik panas di Sumatera pada Minggu sore, dengan 973 titik di Sumatera Selatan dan 306 titik di Riau.