Janda korban SQ321 gugat Singapore Airlines di Inggris
Berkas pengadilan juga menunjukkan sejumlah penumpang lain SQ321 menempuh jalur hukum atas cedera akibat turbulensi 2024.
Linda Kitchen, yang suaminya Geoffrey Kitchen tewas setelah turbulensi parah menghantam penerbangan Singapore Airlines SQ321 pada Mei 2024, telah mengajukan gugatan ganti rugi terhadap maskapai itu di High Court Inggris. Kitchen, 74, mengatakan dirinya mengalami cedera tulang belakang serius saat penerbangan London-Singapura itu jatuh mendadak di atas Myanmar, hingga memaksa pendaratan darurat di Bangkok. Berkas pengadilan yang dilaporkan media Inggris menunjukkan dua klaim dari keluarga tersebut: satu diajukan Kitchen dan satu lagi atas namanya untuk mewakili harta peninggalan suaminya. Catatan juga menunjukkan beberapa penumpang lain mengajukan klaim. Laporan akhir 2026 dari Singapore's Transport Safety Investigation Bureau menyimpulkan turbulensi itu dipicu konveksi; Geoffrey Kitchen meninggal akibat gagal jantung dan edema paru.