Iran Kaitkan Pembukaan Hormuz dengan Kelonggaran Sanksi
Tehran membuka peluang perundingan lagi jika Washington menghentikan tekanan dan memenuhi memorandum Juni.
Iran pada Jumat tetap membuka peluang untuk melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat, tetapi mengatakan jalan menuju pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada pelonggaran tekanan oleh Washington dan pemenuhan komitmen sebelumnya. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan diplomasi dapat dilanjutkan setelah pembahasan dengan pejabat Qatar, sementara Tehran juga melanjutkan kontak terpisah dengan Oman dan Pakistan soal jalur perairan itu. Pejabat Iran mengatakan selat yang ditutup sejak perang dimulai pada akhir Februari itu akan tetap tertutup kecuali AS mencabut pemblokiran balasan dan sanksi berdasarkan memorandum Juni. Sikap ini muncul ketika konflik memasuki bulan keenam dan setelah Gedung Putih beralih dari operasi militer ke kampanye ekonomi besar-besaran terhadap Tehran.