InJourney Airports raup Rp10,23 triliun pada semester I 2026
Yang baru: kenaikan 3 persen terutama ditopang bisnis nonaeronautika, saat rute internasional masih tertekan gejolak Timur Tengah.
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports membukukan pendapatan usaha Rp10,23 triliun pada semester I 2026, naik 3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan itu terutama ditopang bisnis nonaeronautika di tengah tekanan industri penerbangan akibat gejolak geopolitik Timur Tengah sejak akhir kuartal pertama. Direktur Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan penguatan pendapatan didorong penataan area komersial di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, termasuk konsep tenant mixing, shopping arcade di Terminal 1C, dan area ritel berkonsep single flow di Bali. Di sisi aeronautika, perusahaan juga mendorong pembukaan rute internasional baru lewat forum ASEAN-China Working Group di Yogyakarta dan Routes Asia di Xi'an untuk menarik maskapai, terutama dari pasar China dan ASEAN.