Indonesia tunda bantuan asing saat asap meluas ke kawasan
Jakarta belum menetapkan status bencana nasional meski sudah mengerahkan sekitar 60.000 personel dan 47 pesawat.
Indonesia menahan diri untuk menerima bantuan asing guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan, dengan alasan masih mampu menangani krisis tanpa menetapkan bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan penetapan itu menjadi pemicu bantuan resmi dari luar negeri, sekaligus mengingatkan adanya kendala logistik di lapangan, termasuk distribusi bahan bakar. Sikap itu menambah ketidakpastian setelah Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir pada 15 Oktober mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui bantuan asing dan pembicaraan teknis sedang berlangsung. Singapura dan Malaysia sama-sama menawarkan dukungan ketika asap telah menyebar ke kawasan selama berminggu-minggu. Indonesia telah mengerahkan sekitar 60.000 personel dan 47 pesawat di enam provinsi untuk memadamkan kebakaran.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 2 jam laluSingapura lepas stok N95 saat kabut asap picu kelangkaan masker
- 3 jam laluIndonesia tunda bantuan asing saat asap meluas ke kawasansedang dibaca
- 6 jam laluSingapura Bidik 3 Perusahaan RI Lagi dalam Kasus Kabut Asap
- 14 jam laluKabut asap Singapura capai puncak musim, PSI pusat 229
- 34 jam laluSingapura Kaji Sanksi Kabut Asap saat PSI Tembus 212
- 19 OktSingapore tutup semua lokasi outdoor ActiveSG saat kabut asap capai 227 PSI
- 16 OktSingapura buka penampungan kabut asap saat PM2,5 barat naik ke 284
- 16 OktKualitas udara Singapura tetap tidak sehat, PSI capai 155
- 12 OktKabut asap Singapura dorong PSI di atas 100 dua hari
- 12 OktSingapura siapkan bantuan bagi Indonesia saat kabut asap dorong PSI ke 192
- 11 OktSingapura tawarkan bantuan ke Indonesia saat kabut asap dorong PSI ke 192