Indonesia pimpin pasar re-ekspor LNG dunia, ditopang Terminal Arun
Yang baru: laporan IGU 2026 mencatat volume pemuatan RI 0,85 juta ton atau 17,3% pangsa pasar global.
Indonesia menempati peringkat pertama pasar pemuatan re-ekspor LNG dunia dalam IGU World LNG Report 2026, dengan volume 0,85 juta ton dan pangsa 17,3 persen. Capaian itu ditopang Terminal Arun di Lhokseumawe, Aceh, yang dioperasikan PT Perta Arun Gas, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara dalam subholding gas Pertamina. PAG menyebut posisi Terminal Arun sebagai pusat logistik berikat LNG pertama di Indonesia membantu arus penerimaan dan penyaluran pasokan global. Sepanjang 2025, perusahaan itu menjalankan 49 operasi, terdiri atas 27 unloading, 11 reloading, dan 11 gassing up & cooling down. Pada periode yang sama, PAG membukukan pendapatan US$105 juta dan laba bersih US$25,1 juta.