IDAI minta BHD jadi prioritas saat menolong anak kesetrum
Yang baru: bila anak tidak merespons, warga diminta segera melakukan RJP sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan.
Ikatan Dokter Anak Indonesia meminta masyarakat memprioritaskan Bantuan Hidup Dasar saat menolong anak yang tersengat listrik. Langkah awal yang ditekankan ialah memeriksa jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi darah agar peluang keselamatan korban meningkat sebelum mendapat penanganan medis. Ketua Umum PP IDAI Piprim Basarah Yanuarso mengatakan penanganan sering keliru karena orang justru menggosokkan minyak atau melakukan tindakan lain yang tidak menyelamatkan fungsi vital. Jika anak tidak merespons, warga perlu segera melakukan Resusitasi Jantung Paru sebagai bagian dari BHD, lalu membawa korban ke fasilitas kesehatan atau menunggu bantuan medis. Pesan itu disampaikan dalam puncak HUT ke-72 IDAI di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.