IAEA nilai AS-Iran hampir sepakat, uranium masih jadi ganjalan
Yang baru: IAEA menilai kesepakatan teknis segera tercapai, meski pertukaran uranium dan pembatasan program nuklir belum tuntas.
Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi menilai Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai kesepakatan soal nuklir setelah komunikasi terpisah dengan kedua pihak terus berjalan. Ia mengatakan kesepakatan itu secara teknis memungkinkan, meski isu di luar mandat IAEA tetap harus diselesaikan para perunding. Di saat yang sama, negosiasi masih tersendat pada nasib uranium Iran yang diperkaya, pembatasan aktivitas nuklir Teheran, dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington belum menerima persetujuan akhir dari pihak Iran. Teheran juga belum bersedia menyerahkan uranium jika aset sekitar US$12 miliar yang dibekukan AS belum dicairkan. Dialog berlangsung setelah gencatan senjata 7 April menyusul perang yang pecah sejak 28 Februari.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 9 jam laluTrump klaim stok rudal Iran tinggal 21-22 persen
- 18 jam laluIAEA nilai AS-Iran hampir sepakat, uranium masih jadi ganjalansedang dibaca
- 22 jam laluTrump incar pertemuan dengan Mojtaba di tengah negosiasi AS-Iran
- 32 jam laluDPR AS setujui pembatasan wewenang perang Trump atas Iran
- 36 jam laluWitkoff dan Kushner gaet pakar Oak Ridge untuk perundingan Iran