Houthi klaim 8 tanker Saudi putar haluan dari Laut Merah
Akibatnya: risiko pelayaran dan pasokan energi di Laut Merah-Bab al-Mandab naik, di tengah serangan Houthi dan balasan udara Saudi.
Kelompok Houthi di Yaman mengklaim delapan kapal tanker minyak milik Arab Saudi mengubah rute dari Laut Merah menuju Tanjung Harapan di tengah eskalasi terbaru di jalur pelayaran itu. Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, menyebut pengalihan itu bagian dari strategi “blokade dibalas blokade” setelah kelompok tersebut memperketat larangan terhadap kapal yang terkait dengan Saudi. Pada 20 Juli, Houthi mengumumkan larangan maritim atas pelayaran terkait Saudi di Laut Merah dan sejak itu mengaku menembakkan rudal serta drone ke kapal dan infrastruktur energi. Di saat yang sama, koalisi pimpinan Saudi kembali melancarkan serangan udara terbuka ke sasaran Houthi di Yaman, yang disebut sebagai pengakuan resmi pertama sejak 2022. Perkembangan ini memicu kekhawatiran baru atas keamanan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.