Harga minyak mendekati US$97, saham Asia merosot
Serangan baru mengguncang trader yang sudah cemas soal inflasi dan gangguan pengiriman lewat Selat Hormuz.
Harga minyak melonjak dan saham Asia turun pada Senin setelah Israel menghantam target militer di Iran dan Tehran meluncurkan misil ke arah Israel, mengguncang gencatan senjata yang berlaku sejak April. Brent naik hingga 4,4% menjadi US$97,15 per barel, sementara acuan AS WTI diperdagangkan di atas US$94. Kospi Korea Selatan sempat memicu circuit breaker setelah anjlok hampir 9% saat pembukaan, dan Nikkei 225 Jepang turun sekitar 4% seiring aksi jual saham teknologi. Pasar juga bereaksi terhadap kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah yang lebih luas dapat semakin mengganggu arus energi melalui Selat Hormuz dan mempertahankan inflasi di level tinggi, sehingga mempersulit harapan penurunan suku bunga.
Sumber
Sebelumnya dalam cerita ini
- 9 JunHarga minyak turun 4% saat lebih banyak tanker melintas Hormuz
- 8 JunHarga minyak mendekati US$97, saham Asia merosotsedang dibaca