Eks Menteri Nadiem Makarim mengaku tak bersalah di kasus Chromebook
Pendiri Gojek itu membantah tuduhan korupsi terkait pengadaan laptop pemerintah, perkara yang turut disorot investor dan pelaku teknologi.
Mantan menteri pendidikan Indonesia sekaligus pendiri Gojek, Nadiem Makarim, pada Selasa mengaku tidak bersalah atas tuduhan korupsi yang terkait dengan program pengadaan Chromebook oleh pemerintah. Kasus ini berpusat pada pembelian laptop saat ia memimpin Kementerian Pendidikan dan menarik perhatian di luar ranah politik karena Makarim dikenal sebagai salah satu pengusaha teknologi paling populer di Indonesia. Di persidangan, ia mengatakan dirinya dituduh secara keliru. Proses hukum ini dipantau ketat investor dan sektor teknologi, sehingga menjadi ujian penting bagi cara Indonesia menangani kasus korupsi yang melibatkan mantan anggota kabinet dengan hubungan kuat ke ekosistem startup.