Cepeda akui kekalahan usai de la Espriella unggul 0,96 poin
De la Espriella akan dilantik pada 7 Agustus dan telah mendekat ke pemerintahan Trump soal keamanan kawasan.
Calon kiri Kolombia Iván Cepeda mengakui kekalahan pada putaran kedua pemilihan presiden, Rabu, tiga hari setelah hasil awal menunjukkan pengusaha kanan Abelardo de la Espriella unggul 0,96 poin persentase. Cepeda semula mengatakan akan menunggu penghitungan akhir yang mengikat secara hukum, yang masih berlangsung, tetapi ia menerima hasil itu sebagai bentuk tanggung jawab demokratis. Ia juga mengkritik dukungan Presiden Donald Trump terhadap de la Espriella selama kampanye. Sebagai runner-up, Cepeda berhak atas kursi Senat dan mengatakan akan memimpin oposisi yang waspada. De la Espriella, yang dijadwalkan dilantik pada 7 Agustus, memberi sinyal hubungan yang lebih hangat dengan Washington dan mengatakan Kolombia akan menerima undangan bergabung dengan aliansi Shield of the Americas pimpinan AS melawan kartel dan perdagangan narkoba.