Brent anjlok lebih dari 7% saat AS jeda serangan ke Iran
Koreksi ini meredakan kekhawatiran guncangan pasokan minyak yang lebih luas, meski Brent masih naik lebih dari 25% pada Juli.
Harga minyak turun tajam pada awal perdagangan Senin setelah Amerika Serikat menunda serangan ke Iran, meredakan kekhawatiran langsung atas gangguan pasokan di Timur Tengah. Minyak Brent merosot lebih dari 7% pada perdagangan awal, sempat turun di bawah US$90 per barel sebelum pulih ke atas US$92, sementara West Texas Intermediate dan gas alam Eropa juga melemah. Jeda itu menyusul 13 hari serangan AS, dengan tidak ada serangan baru sejak Jumat malam, dan militer Iran mengatakan Teheran telah menghentikan responsnya. Risiko terhadap pasokan belum hilang: pasukan Houthi di Yaman mengklaim serangan Sabtu terhadap lokasi yang terkait dengan saudi-aramco di Jizan dan Yanbu, dua pusat energi utama Arab Saudi, meski otoritas Saudi dan perusahaan itu tidak mengonfirmasi serangan tersebut.
Sumber
- The Straits TimesTier 180% reliabelBaca →9 jam lalu
Sebelumnya dalam cerita ini
- 6 jam laluTrump nilai Iran lebih serius berunding, tapi damai masih jauh
- 6 jam laluTrump hentikan serangan baru ke Iran di tengah krisis stok rudal AS
- 8 jam laluBrent anjlok lebih dari 7% saat AS jeda serangan ke Iransedang dibaca
- 9 jam laluPentagon pertimbangkan operasi darat rebut uranium Iran
- 10 jam laluTanker meledak di Selat Hormuz usai diduga menabrak ranjau
- 21 jam laluIran dan Oman susun jalur aman pelayaran di Selat Hormuz
- 22 jam laluTrump ancam serang infrastruktur Iran usai konflik Hormuz meluas
- 29 jam laluChina dukung Iran saat ketegangan Teluk dan Selat Hormuz naik
- 33 jam laluDrone Iran ke pangkalan AS di Teluk bawa foto Lamine Yamal
- 34 jam laluTrump pertimbangkan serangan lebih luas ke Iran saat Hormuz memanas
- 47 jam laluTrump ancam Rusia-China jika jual senjata ke Iran