VeloxiaSignal, not noise.
← Beranda
Pasar🇮🇩 🇺🇸 +12 sumber· 19 Jun

BI nilai damai interim AS-Iran belum redakan risiko global

Yang baru: Perry Warjiyo tetap melihat pertumbuhan dunia hanya sekitar 3% dan inflasi 4,4%, meski tensi perang mulai mereda.

Bank Indonesia menilai kesepakatan damai interim antara Amerika Serikat dan Iran belum cukup menghapus ketidakpastian ekonomi global, meski tensi perang mulai mereda. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan gangguan perang sejak akhir Februari masih membebani rantai pasok dan prospek pertumbuhan dunia. BI memperkirakan ekonomi global tahun ini hanya tumbuh sekitar 3% dengan inflasi 4,4%. Di saat yang sama, CIO Danantara Pandu Sjahrir melihat meredanya konflik bisa membantu menstabilkan harga minyak dunia, yang pada gilirannya memberi ruang lebih baik bagi fiskal dan ekonomi Indonesia. Pada Kamis, BI juga menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 5,75%. Pandu mengatakan Danantara akan mengikuti arah kebijakan otoritas untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Sumber

  • Antara NewsTier 182% reliabelBaca19 Jun
  • CNBC IndonesiaTier 275% reliabelBaca18 Jun

Sebelumnya dalam cerita ini

  1. 19 JunAS-Iran capai draf damai, MoU dijadwalkan diteken di Swiss
  2. 19 JunBI nilai damai interim AS-Iran belum redakan risiko globalsedang dibaca

Seri

Amerika Serikat · Iran Peace KesepakatanLihat semua peristiwa dalam seri ini

Subjek