BGN hentikan distribusi MBG saat libur sekolah, DPR minta evaluasi
Yang baru: pola distribusi sudah dipangkas dari 6 menjadi 5 hari, di tengah temuan pemborosan lebih dari Rp1 triliun per bulan.
Badan Gizi Nasional menghentikan distribusi makan bergizi gratis selama libur sekolah akhir Juni hingga 10 Juli, sehingga siswa tidak lagi menerima paket bawaan untuk hari libur. Kebijakan ini menandai perubahan pola MBG yang kini hanya dibagikan pada hari belajar aktif di sekolah, setelah sebelumnya disalurkan enam hari dan bisa dirapel untuk hari libur. Di DPR, Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris meminta penghentian sementara itu dipakai untuk evaluasi menyeluruh tata kelola program. Ia merujuk temuan Kementerian Koordinator Bidang Pangan soal dugaan pemborosan anggaran lebih dari Rp1 triliun per bulan, serta mendesak audit dapur SPPG dari aspek keamanan pangan, kualitas makanan, efisiensi, dan pengadaan.
Sebelumnya dalam cerita ini
- 14 JunKejagung desak BGN salurkan motor listrik MBG yang tak disita
- 13 JunBGN hentikan distribusi MBG saat libur sekolah, DPR minta evaluasisedang dibaca