AS tetapkan dakwaan terhadap 17 warga Iran dalam kampanye siber ke 144 universitas
Jaksa menaksir pencurian mencapai 31 terabyte data senilai sekitar US$3,4 miliar dan menawarkan imbalan US$10 juta untuk lima tersangka.
Departemen Kehakiman membuka dakwaan baru dan memperbarui dakwaan terhadap 17 warga Iran yang dikaitkan dengan Mabna Institute, dengan tuduhan kelompok itu menjalankan kampanye peretasan dan pencurian data selama bertahun-tahun atas nama Korps Garda Revolusi Islam Iran dan klien Iran lainnya. Jaksa mengatakan operasi itu menargetkan 144 universitas di AS, 178 universitas di negara lain, 42 perusahaan AS, 11 perusahaan asing, serta sedikitnya lima lembaga negara bagian dan federal AS pada 2013 hingga 2017. Otoritas menyebut para peretas berupaya mengakses lebih dari 100.000 akun akademik dan berhasil membobol sekitar 8.000 akun email dosen. Departemen Kehakiman mengatakan kampanye itu mencuri 31 terabyte data akademik dan kekayaan intelektual senilai sekitar US$3,4 miliar.