AS teliti laporan rencana spionase China yang incar CEO Nvidia
Trump membuka peluang Jensen Huang tetap menjadi penasihat AI saat Washington menelusuri dugaan eksekutif terkait Singapura menyalurkan informasi ke Beijing.
Amerika Serikat meninjau laporan bahwa CEO Nvidia Jensen Huang menjadi target dalam dugaan operasi spionase China, setelah Presiden Donald Trump menyatakan dukungan kepada eksekutif chip itu dan mengatakan perkara tersebut diawasi ketat. The New York Times pada pekan ini melaporkan bahwa pejabat intelijen AS menyimpulkan seorang eksekutif China yang terkait dengan perusahaan pusat data berbasis di Singapura, dan pernah berhubungan dengan Huang, menyalurkan informasi ke Beijing. China menolak laporan itu sebagai spekulasi tak berdasar. Huang, yang telah menjadi penasihat Trump soal kebijakan AI, juga ikut dalam perjalanan presiden ke Beijing pada Mei, saat mereka bertemu Presiden China Xi Jinping.