AS Perketat Sanksi Iran, Ancaman ke Mitra Dagang
Langkah baru: Departemen Keuangan menekan relasi eksternal Iran saat rial jatuh ke rekor terendah dan China menyerap 90% ekspor minyaknya.
Pemerintahan Trump meluncurkan kampanye tekanan baru terhadap Iran, dengan ancaman sanksi yang lebih keras bagi negara dan perusahaan yang tetap berbisnis dengan Tehran. Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan upaya yang diberi nama “Operation Economic Outcast” itu dapat menjangkau penerbangan langsung, hubungan keuangan, dan terutama penjualan minyak. Langkah ini diambil saat lalu lintas kapal di Selat Hormuz tetap nyaris macet dan Washington berupaya menghindari kembalinya perang. PBS melaporkan sekitar 90% ekspor minyak mentah Iran mengalir ke China. Mata uang Iran jatuh ke rekor terendah, sementara pejabat Iran mengancam pembalasan dan gangguan terhadap ekspor minyak sekutu Teluk. Di saat yang sama, diplomasi menunjukkan tanda-tanda bergerak saat panglima angkatan darat Pakistan Asim Munir berkunjung ke Tehran dan menteri luar negeri Oman bersiap bertolak ke sana.