AS hantam target Iran saat Pakistan dorong perundingan Hormuz
Iran kembali menembak Jordan, satu pekerja tewas di Kuwait, dan harga minyak bergejolak usai Selat Hormuz kembali ditutup.
Amerika Serikat melancarkan gelombang baru serangan besar terhadap Iran pada 30 Juli, menghantam puluhan target Garda Revolusi setelah serangan Iran terbaru ke Jordan, sementara Pakistan berupaya menjaga perundingan tetap berjalan terkait Selat Hormuz. Jordan mengatakan berhasil mencegat lima rudal Iran untuk hari kedua berturut-turut tanpa korban jiwa. Kuwait mengatakan serangan Iran menghantam gedung perusahaan China dan menewaskan satu pekerja. Media negara Iran melaporkan serangan di provinsi Khuzestan dan di pulau Qeshm. Pakistan mengatakan pembicaraan teknis masih berlangsung untuk meredakan ketegangan dan membuka kembali jalur air itu setelah gencatan senjata gagal pada awal Juli. Harga minyak Brent sempat melonjak lebih dari 8% sehari sebelumnya sebelum turun.