AS gempur 2 peluncur Iran dekat Selat Hormuz
Serangan itu mengakhiri jeda sebulan dan memicu risiko gangguan baru pada jalur pengiriman energi global yang vital.
Pasukan AS menghantam dua peluncur roket Iran di Pulau Larak pada Minggu setelah militer menyebut unit Garda Revolusi sedang menyiapkan roket bermuatan ranjau laut untuk diluncurkan ke Selat Hormuz. U.S. Central Command mengatakan peluncur itu mengancam jalur pelayaran internasional yang telah dibersihkan dari ranjau laut pekan lalu. Media yang berafiliasi dengan negara Iran melaporkan ledakan di dekat pulau itu, dan Garda Revolusi mengatakan sejumlah kombatan serta warga sipil tewas atau luka-luka. تهران menyebut serangan itu sebagai “kesalahan fatal” dan berjanji membalas secara militer dan ekonomi. Serangan ini menjadi aksi militer AS pertama terhadap Iran yang diakui secara terbuka dalam sekitar sebulan, sekaligus memutus jeda dalam perang yang dimulai pada 28 Feb.