AS deportasi warga Iran dan migran lain ke Republik Afrika Tengah
Penerbangan pertama berisi sekitar 20 orang bisa lepas landas paling cepat 11 Juni di bawah kesepakatan deportasi ke negara ketiga yang lebih luas.
Pemerintahan Trump tengah menyiapkan pengiriman sekelompok warga Iran dan migran lain ke Republik Afrika Tengah di bawah pengaturan deportasi ke negara ketiga yang baru, menurut orang-orang yang mengetahui rencana itu dan kuasa hukum sebagian dari mereka yang terancam deportasi. Penerbangan pertama diperkirakan membawa sekitar 20 orang, termasuk warga Suriah, Afghanistan, dan satu warga Turki, dan bisa berangkat paling cepat 11 Juni. Pengacara Emily Trostle mengatakan dua perempuan Iran dalam kelompok itu mengajukan suaka setelah tiba di Amerika Serikat pada November 2024 dan memperoleh penundaan deportasi dari hakim imigrasi. Ia menyebut salah satunya berpindah agama menjadi Kristen dan yang lain aktivis pro-demokrasi. Migran yang dikirim ke Bangui diperkirakan ditempatkan di apartemen, dan pejabat mengatakan ratusan orang pada akhirnya bisa dipindahkan di bawah kesepakatan itu.