AS dan Iran tempuh jalur 60 hari demi kesepakatan
Tehran membuka akses kembali bagi inspeksi IAEA, sementara Washington memberi keringanan 60 hari untuk penjualan minyak Iran.
Amerika Serikat dan Iran memulai dorongan 60 hari untuk mencapai kesepakatan jangka panjang setelah pembicaraan langsung maraton di Swiss, dengan negosiasi teknis dijadwalkan berlanjut pekan ini. Vice President JD Vance mengatakan sesi di resor Burgenstock menjadi landasan bagi perjanjian akhir, sementara mediator Pakistan dan Qatar menyebutnya sebagai peta jalan menuju penyelesaian. Langkah kuncinya adalah kesediaan Tehran mengizinkan inspektur International Atomic Energy Agency kembali ke negara itu. Secara paralel, US Treasury menerbitkan lisensi 60 hari yang membebaskan sanksi atas minyak Iran hingga 21 Agustus. Pembicaraan itu juga bertujuan menstabilkan Lebanon dan menjaga Selat Hormuz tetap terbuka setelah perang 2025 yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.