Arab Saudi, Turkey, dan Pakistan teken pakta pertahanan bersama
Pakta itu memuat klausul pertahanan kolektif; serangan bersenjata ke satu anggota diperlakukan sebagai serangan ke tiga negara.
Arab Saudi, Turkey, dan Pakistan menandatangani pakta pertahanan bersama di Mecca pada 7 Agustus, memperdalam kerja sama keamanan saat perang dan gangguan pengiriman mengguncang Timur Tengah. Kesepakatan itu diteken setelah pembicaraan yang melibatkan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Presiden Turkey Recep Tayyip Erdogan, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Republika, mengutip pernyataan bersama dari direktorat komunikasi Turkey, melaporkan pakta itu memuat klausul pertahanan kolektif yang menyatakan serangan bersenjata terhadap satu negara akan diperlakukan sebagai serangan terhadap ketiganya. Langkah ini menyusul pembicaraan selama beberapa bulan dan muncul ketika negara-negara Teluk menghadapi ancaman yang terkait Iran, Houthi di Yemen, dan aktivitas milisi regional.
Sumber
- RepublikaTier 175% reliabelBaca β2 jam lalu
- BloombergTier 180% reliabelBaca β3 jam lalu
- BBC News (World)Tier 185% reliabelBaca β2 jam lalu
- The New York TimesTier 180% reliabelBaca β2 jam lalu
- The Straits TimesTier 180% reliabelBaca β6 jam lalu
- Channel News AsiaTier 180% reliabelBaca β1 jam lalu